Evaluasi Kebijakan Pada Pelayanan Angkutan Feeder Wira Wiri Rute FD01 (Terminal Benowo-Tunjungan) di Kota Surabaya

Authors

  • Vita Aulia Rahma Universitas Negeri Surabaya Author
  • Weni Rosdiana Universitas Negeri Surabaya Author

Keywords:

Service Policy, Public Transportation, Feeder Transportation, Wira Wiri Surabaya

Abstract

Angkutan Feeder Wira Wiri merupakan bagian dari kebijakan transportasi publik Kota Surabaya yang berlandaskan pada Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 51 Tahun 2024 tentang Peningkatan Layanan Angkutan Perkotaan. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat, mendukung integrasi antarmoda transportasi, serta mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Namun, dalam pelaksanaannya, khususnya pada Rute FD01 (Terminal Benowo–Tunjungan), masih ditemukan berbagai permasalahan yang memengaruhi kualitas pelayanan. Beberapa kendala yang sering terjadi meliputi ketidaktepatan jadwal keberangkatan dan kedatangan, ketidakpatuhan pengemudi terhadap standar operasional prosedur (SOP), serta berbagai keluhan masyarakat yang banyak disampaikan melalui media sosial dan platform digital lainnya. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan kebijakan dan realisasi pelayanan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pelayanan Angkutan Feeder Wira Wiri pada Rute FD01 menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, dan analisis jejak digital. Data yang diperoleh dianalisis untuk menggambarkan kondisi aktual pelaksanaan layanan berdasarkan keempat dimensi dalam model CIPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan feeder masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagai sarana transportasi publik yang terjangkau dan mudah diakses. Namun, kualitas pelayanan belum berjalan secara optimal akibat keterbatasan sumber daya, lemahnya konsistensi pelaksanaan kebijakan, serta kurangnya pengawasan terhadap operasional layanan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan pada aspek operasional, pengawasan, dan pengelolaan layanan guna meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik di Kota Surabaya.

Downloads

Published

2026-07-16

Issue

Section

Articles